Posted by : Suria - Pontianak Bersinar

Rabu, 09 Mei 2012

KAUM MUDA BERTANYA - Bagaimana supaya aku bisa senang belajar Alkitab?

oleh Kursus Alkitab Cuma-Cuma pada 28 April 2012 pukul 11:48 ·


KAUM MUDA BERTANYA - Bagaimana supaya aku bisa senang belajar Alkitab?

Mengapa belajar Alkitab perlu? 
Coba pikirkan: Alkitab dapat membantumu menemukan harta karun. Buku terlaris ini bisa
-  Menunjukkan kepadamu cara mempersiapkan diri untuk kehidupan yang terbaik
-  Memberi tahu kamu soal masa depan —dan masa lalu—yang takkan kamu dapatkan dari sumber lain mana pun
-  Membantumu mengenali diri sendiri dan menjadi orang yang lebih baik ##

BELAJAR Alkitab itu butuh upaya, tetapi faedahnya besar sekali!
Mau tahu cara beberapa remaja melakukannya? Gunting dan lipatlah halaman berikut. Kamu bisa gunakan keempat halaman ini sebagai referensi praktis tentang caranya teman-temanmu mengatasi berbagai kendala dan memetik manfaat yang sebesar-besarnya dari pelajaran Alkitab pribadi mereka.

”Ada saja hal menarik dalam Alkitab bagi semua orang. Belajar Alkitab itu enggak ada habisnya!” —Valerie.


---------

CARA BELAJAR ALKITAB




Masalahnya: MALAS, Yang kamu butuhkan: MOTIVASI
”Kalau harus duduk belajar sampai satu jam, rasanya enggak sanggup, deh.” —Lena.


Supaya belajar Alkitab mengasyikkan, kamu perlu menjawab pertanyaan, Apa untungnya bagiku? Maukah kamu menjalin persahabatan dengan Allah? memperdalam pemahamanmu tentang berbagai peristiwa di dunia? memperbaiki sifat-sifatmu? Alkitab bisa membantu kamu dalam hal-hal ini—dan masih banyak lagi!

”Belajar Alkitab jangan disamakan dengan bekerja atau dengan belajar di sekolah. Tapi, anggaplah belajar Alkitab sebagai cara untuk semakin akrab dengan Sahabat terbesar kita —Allah Yehuwa.”—Bethany.

”Saat belajar adalah saat kita berdua saja dengan Allah Yehuwa. Kalau kita bergaul dengan seseorang hanya kalau orang tua kita ada di situ, sebenarnya dia sahabat kita apa sahabat orang tua kita? Kalau kita sendiri yang belajar, kita sendiri yang jadi sahabat Yehuwa.”—Bianca.

Ingat: 
”Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16, Terjemahan Baru) Alkitab bisa membantumu dalam hal-hal tersebut!

”Aku coba fokus pada keuntungannya. Kalau ada yang kurang dalam diriku, belajar Alkitab adalah saatnya aku mencari tahu penyebabnya lalu memperbaikinya.”—Max.

Pikirkanlah: Apa yang bisa menjadi motivasimu untuk belajar?

----------------


Masalahnya: BOSAN ,   Yang kamu butuhkan: KREATIVITAS
 ”Baru belajar 10 menit, rasanya sudah capek; 20 menit, sudah enggak betah; apalagi 30 menit, rasanya mau mati!” —Allisa.

 Gunakan imajinasimu sewaktu memilih apa yang kamu pelajari, cara kamu belajar, atau tempat kamu belajar.
 ”Luangkan waktu untuk meriset berbagai pertanyaan yang terpikir. Kalau kita mempelajari hal yang menjadi tanda tanya bagi kita, kita akan puas, bahkan girang, sewaktu tahu jawabannya.”—Richard.

”Sewaktu membaca tentang suatu kisah, bayangkan diri kita berada di sana. Bayangkan diri kita jadi tokoh utama atau saksi matanya. Coba buat seolah-olah itu nyata.”—Steven.

”Belajarnya dibawa asyik saja. Duduk di halaman belakang sambil ditemani segelas es jeruk. Aku juga suka ngemil sambil belajar. Siapa sih yang enggak suka ngemil?”—Alexandra.

Ingat:
Bosan atau tidak bosan bergantung cara pandangmu. Jadi, jangan bilang ”belajar itu membosankan”, tetapi bilang ”aku yang bosan”. Bertanggung jawablah atas sudut pandangmu itu. Dengan begitu, kamulah yang akan memegang kendali dan kamu akan punya kekuatan untuk mengatasinya.—Amsal 2:10, 11.

”Pelajaran pribadi tidak mesti membosankan. Kita bebas kok mau bikin pelajaran pribadi kayak apa.”—Vanessa

Pikirkanlah: Bagaimana kamu bisa kreatif sewaktu belajar?

----------



Masalahnya: SIBUK,  Yang kamu butuhkan: PRIORITAS
”Maunya sih belajar Alkitab lebih lama, tapi jadwalku padat banget. Yang paling susah itu cari waktu untuk duduk dan belajar!”—Maria

Salah satu segi untuk menjadi dewasa adalah belajar untuk ”memastikan perkara-perkara yang lebih penting”.—Filipi 1:10
”Mama membantu aku menyadari bahwa tidak akan pernah ada yang namanya waktu ekstra. Waktu justru harus disisihkan. Kalau niatnya sudah ada, waktunya pasti ada.”—Natania.

”Seraya usiaku bertambah, aku tahu bahwa aku harus menjadwalkan waktu untuk belajar, dan berpegang pada jadwal itu biarpun ada saja gangguannya.”—Yolanda.

”Kalau kita dahulukan belajar daripada rekreasi, kita bakal lebih menikmati belajar, dijamin deh. Setelah itu, kita bisa rekreasi tanpa merasa ada beban.”—Diana.

Ingat: 
Kalau kamu tidak menetapkan prioritas, kamu akan dikendalikan dan menjadi budak waktu. Jauh lebih baik jika kamu berbuat sesuatu supaya punya waktu untuk belajar. —Efesus 5:15, 16.

”Sebagai anak SMA, ada saja kegiatan yang bikin aku sibuk! Tapi, prioritasku adalah memasukkan pelajaran Alkitab pribadi dalam jadwalku.”—Jordan

Pikirkanlah: Jadwal seperti apa yang bisa kamu buat?

----------

TIPS DARI TEMAN-TEMANMU

Zachary—
Jangan sekadar belajar apa yang dipelajari orang tua atau orang lain. Belajar Alkitab baru bisa dibilang pelajaran pribadi kalau kita sendiri yang ingin tahu tentang sesuatu.

Kaley—
Dikit-dikit aja dulu. Kalau perlu lima menit dulu, tapi tiap hari. Lama-lama akan jadi 10 menit, 15 menit . . . Akhirnya kita akan menikmatinya!

Daniela—
Hal-hal kecil bisa besar pengaruhnya. Cobalah pakai pulpen warna-warni dan buku catatan yang bagus, atau bikin fail di komputer dengan nama ’Pelajaran Pribadi’.

Jordan—
Kalau aku pilih topik yang aku sukai, belajarnya bisa lebih lama. Aku juga butuh suasana yang tenang. Aku enggak bisa belajar kalau tempatnya berisik.



------------------------
Diambil dari:
Majalah-SEDARLAH! , feb 2012 , Rata-rata Pencetakan : 42.042.000 dalam 84 Bahasa
Diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa

Bahkan dalam dunia yang penuh kesukaran ini, Anda dapat memperoleh kebahagiaan dari pengetahuan Alkitab yang saksama tentang Allah, Kerajaan-Nya, dan maksud-tujuanNya yang menakjubkan bagi umat manusia.
 Jika Anda ingin menerima penjelasan lebih lanjut atau mendapatkan pelajaran Alkitab secara cuma-cuma, silakan tulis surat kepada Saksi-Saksi Yehuwa, PO Box 2105, Jakarta 10001. Atau, Anda dapat menulis ke alamat yang cocok http://www.watchtower.org/address/article_01.htm atau mengunjungi situs resmi kami http://www.watchtower.org/

Tidak ada komentar: