Posted by : Suria - Pontianak Bersinar

Senin, 14 Mei 2012

MENDEKATLAH KEPADA ALLAH - ”Aku Tidak Akan Melupakan Engkau”


APAKAH Yehuwa benar-benar memedulikan umat-Nya? Jika ya, seberapa dalamkah kepedulian-Nya? Hanya ada satu cara untuk mengetahui jawabannya—melalui apa yang Allah sendiri ungkapkan. Dalam Alkitab, Yehuwa dengan jelas mengungkapkan perasaan-Nya. Perhatikan kata-kata di Yesaya 49:15.



Untuk melukiskan perasaan-Nya yang dalam terhadap umat-Nya, Yehuwa, melalui Yesaya, menggunakan sebuah contoh yang sangat menyentuh hati.
Pertama-tama, Ia mengajukan pertanyaan yang menggugah pikiran ini, ”Dapatkah seorang istri melupakan anaknya yang masih menyusu sehingga ia tidak mengasihani putra dari kandungannya?” Sekilas, jawabannya sudah jelas. Bagaimana mungkin seorang ibu yang menyusui melupakan bayinya? Siang dan malam, ia harus terus mengurusi bayinya, yang akan menangis jika butuh perhatian! Tetapi, ada maksud lain dari pertanyaan Yehuwa.

Mengapa seorang ibu menyusui bayinya dan mengurus segala kebutuhannya? Apakah hanya agar si bayi berhenti menangis? Tidak. Seorang ibu secara alami ”mengasihani putra dari kandungannya”. Kata kerja Ibrani yang di ayat ini diterjemahkan ”mengasihani” juga diterjemahkan ”memperlihatkan belas kasihan”. (Keluaran 33:19; Yesaya 54:10) Kata Ibrani ini bisa berarti keibaan hati yang lembut terhadap yang lemah atau tak berdaya. Keibaan hati seorang ibu terhadap bayinya merupakan salah satu perasaan manusia yang terkuat.

Namun, sungguh menyedihkan, tidak semua ibu merasa iba terhadap bayinya yang ingin menyusu. ”Wanita-wanita ini dapat lupa,” kata Yehuwa. Dewasa ini, ada banyak pria dan wanita yang ”tidak loyal, tidak memiliki kasih sayang alami”. (2 Ti- motius 3:1-5) Kadang, kita mendengar tentang ibu- ibu yang menelantarkan, menganiaya, atau membuang bayi mereka yang baru lahir. Tentang Yesaya 49:15, sebuah karya referensi Alkitab menjelaskan, ”Para ibu adalah manusia berdosa dan kasih mereka adakalanya pudar akibat kurangnya nilai moral. Bahkan kasih manusia yang paling besar pun bisa mendingin.”

Tetapi, Yehuwa meyakinkan kita, ”Aku tidak akan melupakan engkau.” Sekarang, kita mulai mengerti apa maksud Yehuwa mengajukan pertanyaan di Yesaya 49:15 itu. Yehuwa sedang menjelaskan perbedaan antara Dia dan ibu yang tidak sempurna. Para ibu bisa lalai memperlihatkan keibaan hati kepada bayi mereka yang tak berdaya, tetapi Yehuwa tidak akan pernah lalai atau lupa memperlihatkan keibaan hati kepada para penyembah-Nya. Maka, tepatlah jika karya referensi tadi mengatakan tentang Yesaya 49:15, ”Ini adalah ungkapan kasih Allah yang sangat kuat, bahkan mungkin yang paling kuat, dalam Perjanjian Lama.”

Tidakkah kita terhibur ketika mengetahui ”keibaan hati yang lembut dari Allah kita”? (Lukas 1:78)
Cobalah cari tahu bagaimana Anda bisa mendekat kepada Yehuwa. Allah yang pengasih ini meyakinkan para penyembah-Nya, ”Aku tidak akan membiarkan engkau atau meninggalkan engkau.” —Ibrani 13:5.


------------------------

Diambil dari:
Majalah-MENARA-PENGAWAL , peb 2012 
Tiras Tiap Terbitan: 42.182.000, Dalam194 Bahasa 
Diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa

TUJUAN MAJALAH MENARA PENGAWAL ialah memuliakan Allah Yehuwa, Penguasa Tertinggi alam semesta. Sebagaimana dahulu menara membantu orang memantau perkembangan keadaan dari kejauhan, majalah ini membantu kita memahami makna peristiwa-peristiwa dunia dari sudut pandang nubuat Alkitab. Majalah ini menghibur orang dengan kabar baik bahwa Kerajaan Allah, yakni pemerintahan surgawi yang nyata, akan segera mengakhiri semua kejahatan dan mengubah bumi menjadi firdaus. Majalah ini membina iman akan Yesus Kristus, yang mati agar kita bisa memperoleh kehidupan abadi dan yang sekarang memerintah sebagai Raja Kerajaan Allah. Majalah ini diterbitkan oleh Saksi-Saksi Yehuwa tanpa terputus sejak tahun 1879 dan tidak terkait dengan politik. Publikasi ini berpaut pada Alkitab.

Publikasi ini tidak diperjualbelikan, dan disediakan sebagai bagian dari pekerjaan pendidikan Alkitab sedunia yang ditunjang oleh sumbangan sukarela. Kecuali disebutkan sumbernya, semua kutipan ayat diambil dari Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru.

Jika Anda ingin menerima penjelasan lebih lanjut atau mendapatkan pelajaran Alkitab secara cuma-cuma, silakan tulis surat kepada Saksi-Saksi Yehuwa, PO Box 2105, Jakarta 10001. Atau, Anda dapat menulis ke alamat yang cocok http://www.watchtower.org/address/article_01.htm atau mengunjungi situs resmi kamihttp://www.watchtower.org/

Tidak ada komentar: